Saat Sendiri Menjadi Berarti

Saat Sendiri Menjadi Berarti

Apa yang biasa kita lakukan saat kita sendiri?

Terhanyut bersama lamunan atau apa?

Kawan, tak banyak orang menyukai kesendirian.  Karena sendiri itu sepi dan waktu yang dilewati terasa panjang dan membuat bimbang.  Bimbang karena terkadang pikiran melayang ditelan khayalan.  Terkadang juga melelahkan karena energi pikiran kita terkuras oleh ketidakpastian.  Kita tak tau apa yang kita pikirkan.  Hanya lamunan dan bayangan.

Kesendirian dapat juga mendatangkan kesia-siaan dan melenakan.  Waktu kita terbuang dengan aktivitas yang kurang bermanfaat karena sering kali tanpa sadar kita terhanyut oleh kesendirian.

Sendiri dapat berati yang sebenarnya  saat dimana fisik tubuh kita tidak bersama orang lain. Juga dapat berarti hanya sebagai perasaan yang tengah dirasakan seeorang saja.  Boleh jadi dia sedang berada denga orang lain namun ia merasakan kehampaan.  Ditengah keramaian ia merasa sendiri.  Mungkin banyak diantara kita pernah merasakan keadaan seperti ini.  Terutama saat kita sedang mengalami masalah dengan orang-orang disekitar kita.

Tak sedikit orang terjebak dalam kesendirian. Jebakan yang membuat kita kehilangan kesempatan dan waktu.  Dan kesendirian ini adalah salah satu hal kecil yang bisa menjadi masalah besar bagi setiap orang.

Sering kali kita anggap kesendirian adalah menyangkut sesuatu yang menakutkan.  Menimbulkan ketakutan yang penuh ancaman.  Saat kita kecewa atau ketika mengalami penyesalan kita membutuhkan waktu sendiri ini.  Dan yang paling identik adalah saat kesedihan melanda  yang selalu ditemani kesendirian.

Kawan, yang menjadi permasalahan adalah tentang pembawaan pola pikir kita.  Kembali kepada kesadaran kita sebagai insan di dunia yang diberi jatah usia oleh sang Maha Kuasa.  Sebenarnya mau bagaimanapun bentuk kesendirian yang dimaksudkan bukanlah menjadi masalah besar jika kita sadar dan tahu cara mengelola kesendirian. Maka kesendirian kita akan menjadi lebih berarti untuk waktu, sikap, perasaan dan kegiatan yang kita lakukan bersamanya.

Disini mari kita berbagi tentang hal yang bisa kita lakukan agar kesendirian kita menjadi lebih berarti.
Pertama yang perlu kita lakukan adalah kita sadarkan diri.  Kita renungkan kembali bahwa waktu yang diberikan oleh sang maha Kuasa adalah anugrah yang luar biasa.  Jangan sampai kita sia-siakan dengan hal yang tak berarti apa-apa.  Kita tidak boleh membiarkan waktu yang  berlalu lolos begitu saja tanpa makna.  Sungguh begitu banyak kewajiban yang harus kita tunaikan saat kita hidup didunia ini.  Waktu yang diberikan oleh sang Maha Kuasa, niscaya takan cukup untuk menunaikan semua kewajiban yang ada.

Kedua, cari kesibukan untuk mengisi waktu kesendirian.  Tentunya dengan melakukan hal-hal yang positif.  Bisa kita lakukan aktifitas favorit dan hobi kita.  Bisa dengan mengingat kembali motivasi kita dalam menggapai impian.  Seperti membaca, menulis, bernyanyi, mengkaji ilmu ataupun menyusun stategi dan merancang rencana untuk membuat jalan dalam meraih mimpi kita.  Melakukan apapun kegiatan yang kita sukai sehingga kita bisa manfaatkan waktu sendiri kita agar tidak tebuang percuma.  Dengan cara seperti ini, saat kita sendiri akan menjadi lebih berarti.

Ketiga, yang satu ini adalah hal yang paling utama yang harus kita sadari ketika kita sedang berada dalam kesendirian. Yaitu mengingat dan mendekat kepada sang Maha Pencipta, Tuhan yang Maha Esa.  Hal ini akan kembali menyadarkan kita tentang hakikat keberadaan kita di dunia.  Kita diciptakan oleh Sang Pencipta bukan tanpa tujuan, melainkan mempunyai tugas utama yaitu beribadah kepadaNya sepanjang hayat untuk memupuk bekal di kehidupan selanjutnya.  Mari kita buka mata sekali lagi.  Jika kita uraikan semua kewajiban yang kita harus lakukan, maka saat kita sadar sesugguhnya waktu yang diberikan tak akan cukup untuk menunaikan kewajiban yang harus kita miliki.  Oleh karena itu, dengan mendekatkan diri pada Sang Maha Esa, semoga hal ini dapat lebih meyakinkan kita dalam melaksanakan segala bentuk aktivitas dan kewajiban yang akan kita lakukan.  Serta memperkokoh kemampuan kita dalam mengarungi kehidupan dengan berbagai situasinya.

Jika kita benar sadar maka sebenarnya kesendirian bisa menjadi saat yang tepat untuk merenungkan berbagai hal.  Kesendirian bisa menjadi waktu yang cocok untuk menemukan kedewasaan, jati diri, kebijaksanaan, ide-ide kreatif dan kesempatan untuk memaksimalkan potensi yang kita miliki. Dalam kesendirian pula kita dapat mengungkap kejujuran dan kepedulian, yang bisa jadi terkalahkan oleh rasa sombong arogan dan ego yang kita tunjukan di keramaian.

Kalau kita pahami lebih lanjut, kita sebenarnya tidak pernah benar-benar sendiri.  Kita membuka mata dan kita akan melihat ada banyak orang-orang disekitar kita.  Ada banyak pula orang yang bisa kita ajak untuk berteman, bermain dan berbicara.  Kita membutuhkan orang lain untuk mendengar curhatan atau keluhan kita.  Kita membutuhkan motivasi dan nasihat untuk mendukung dan memberikan semangat.  Sehingga saat kita sendiri kita tidak merasa sendiri.  Disinilah kesendirian bisa menjadi lebih berarti.

Tidak bisa dipungkiri kesendirian bisa datang kapanpun kepada siapapun, termasuk kepada diri kita.  Namun, pada intinya saat kesendirian itu melanda kita harus sadar dan jangan bahkan terhanyut dalam buaian kesendirian yang dapat menyia-nyiakan.  Jangan pula kita sampai terjebak dalam kesendirian dengan suasana hati yang negatif, berkesedihan hingga berlarut-larut hingga membuat kita putus asa.

Kawan, jika suatu saat atau bahkan saat ini kita sedang dilanda kesendirian, kesepian ataupun kesunyian, maka kita harus ingat dan sadar bahwa jangan sampai kita terjebak oleh kesendirian.  Kita kelola dan kita lakukan sesuatu yang bermanfaat dan mendatangkan hasil saat kita sendiri.  Buat kesendirian kita berarti, karena hidup di dunia hanya sekali.


Oktober 2011
Ilham Permana

Inspirasi: anne ahira

Share this:

CONVERSATION

0 komentar:

Post a Comment

silahkan berkomentar