Membuat karya Desain Grafis
Salah satu motivasi penunjang saat seseorang ingin berkonsentrasi di bidang desain grafis adalah hobi. Seseorang harus mempunyai kesenangan terlebih dahulu untuk berkarya di bidang desain grafis. Dan hobi itulah yang membuat seseorang dapat dengan serius bahkan total berkonsentasi didalamnya. Karena pekerjaan menjadi seorang desainer grafis membutuhan banyak pengorbanan terutama waktu dan pikiran.
Kali ini kita akan sedikit membahas bagaimana cara kita mencipkakan sebuah karya desaing grafis. Juga kita akan mengulas beberapa kelebihan dan kekuarangan dari masing-masing cara yang kita gunakan.
Komputer v.s Tangan
Ada dua cara yang dapat dilakukan dalam mendesain. Yaitu mendesain dengan cara manual atau handmade dan mendesain dengan menggunakan bantuan komputer. Kita bisa memilih salah satu cara yang paling kita sukai dalcara am mendesain. Namun alangkah lebih baiknya jika kedua cara tersebut dapat kita kuasai dengan baik. Tetapi tidak semua orang dapat menggabungkan kedua cara tersebut secara optimal. Maka mari kita kenali terlebih dahulu tentang kelebihan dan kekurangan mendesain menggunakan tangan manual ataupun dengan menggunakan komputer agar kita tahu cara yang terbaik dalam menciptakan karya desain grafis.
Kelebihan dan Kekurangan Desain Manual
Ulasan pertama yaitu mengenai kelebihan mendesain dengan menggunakan tangan secara manual. Kelebihannya antara lain yaitu sentuhan karya yang digoreskan menggunakan tangan atau kita sebut dengan istilah handmade memiliki kesan lebih manusiawi dan relatif bernilai seni tinggi. Kemudian saat seorang desainer mempunyai ide di dalam kepalanya maka akan lebih cepat untuk menumpahkan gagasan ke dalam goresan tangan. Lebih bebas untuk menggunakan semua media dan alat yang terdapat di alam. Contohnya kita dapat menggunakan alat gambat apapun seperti kuas, pensil, bata bahkan rambut kita sendiri sebagai kuas.Cocok untuk menggambar naturalis seperti komikus dan ilustrator. Serta karya dan gambar yang diciptakan dipengaruhi kepribadian masing-masing desainer.
Adapun Kekuarangan mendesain secara manual adalah hasil karya desain mempunyai harga yang relatif mahal karena terdapat nilai seni yang di pengaruhi oleh faktor-faktor yang menjadi kelebihan mendesain secara manual. Sebuah karya yang langsung diciptakan melalui goresan tangan sulit untuk di duplikat kecuali menggunakan bantuan fasilitas perangkat komputer. Kemudian dari segi waktu pengerjaan / produksi relatif lama karena dikerjakan manual.
Seorang desainer perlu kecermatan dan kehati-hatian ekstra kerena jikalau ada kesalahan tidak menutup kemungkinan harus mengulang proses pembuatannya dari awal. Dan terakhir mengenai bakat yang menjadi penopang utama keahlian ini. Namun, bakat disini berarti motivasi yang tinggi untuk terus bekerja keras belajar di bidang desain grafis. Maka bagi yang merasa kurang berkemampuan di bidang ini namun ingin berkarya, maka kesungguhan usaha orang itu akan dilihat dari proses pembelajarannya. Karena dalam seni tidak ada karya yang gagal. Tetapi semua karya itu bernilai dan memiliki penilaian yang relatif.
Kelebihan dan Kekurangan Desain Komputer
Kita bandingkan dengan kelebihan dan kekurangan membuat dan mendesain karya grafis dengan menggunakan komputer. Untuk kelebihan mendesain menggunakan komputer diantaranya yang pertama, waktu membuat dan memproduksi lebih cepat. Dengan bantuan fasilitas yang terdapat dalam komputer yaitu hadrware dan sorftware, seorang desain grafis mampu menyelesaikan banyak karya dalam satu hari.
Mengenai nilai bahwa harga desain lebih murah dan kompetitif, sehingga mempercepat perputaran uang. Mudah di duplikasi dan di perbanyak dengan fasilitas yang telah disediakan komputer. Mudah diperbaiki, karena fasilitas komputer mendukung untuk proses perbaikan tersebut sehingga jikalau terjadi kesalahan kemungkinan besar tidak perlu mengulang dari proses awal. Terkecuali ada beberapa penyebab tertentu yang mengharuskan proses diulang dari awal. Contohnya padam listrik tiba-tiba sehingga mengakibatkan komputer mati sedangkan pekerjaan desain kita belum sempat disimpan didalam komputer. Kemudian adanya pustaka berupa kumpulan gambar, clipart, jenis tulisan (font) dan tempelate lainnya yang dapat mempermudah pekerjaan. Keterampilan sketsa tangan tidak terlalu diperlukan dan diutamakan. Yang terpenting memliliki sense of art dan penguasaan hardware dan software
Adapun kekurangan mendesain dengan menggunakan bantuan komputer antara lain adalah faktor pertama yang sering menjadi alasan beberapa kalangan bahwa mereka menilai penggunaan komputer untuk menghasilkan karya desain merupakan kegiatan yang hanya menciptakan seni kaleng dan murahan. Alasan lain diantaranya adalah karena sentuhan garis dengan komputer relatif kaku dan rapi sehingga mengurangi kesan manusiawinya. Seorang desainer yang menggunakan komputer dapat ketergantungan terhadap teknologi.
Kita tahu bahwa alat yang bertekhnologi memerlukan sarana pendukung lain seperti listrik atau perangkat komputernya. Dan jika seorang desainer tersebut tidak di fasilitasi dengan sarana pendukung dan perangkat komputer kemungkinan besar tidak akan bisa berbuat apa-apa. Kemudian mengenai karya yakni dapat dengan mudah diduplikasi oleh orang lain. Oleh karena itu permasalahan utama dari segi keaslian dan orsinalitas karya grafis komputer sering dipertanyakan dan dipermasalahkan. Selain itu dari segi kecepatan menuangkan gagasan, dengan menggunakan komputer cukup sulit mencurahkan gagasan ke dalam gambar dalam waktu singkat. Karena komputer lebih cenderung untuk presentasi dan finishing bukan sketsa.
Seorang desainer grafis komputer cenderung kurang berhati-hati dan ceroboh. Hal ini dicerminkan dalam proses pembuatannya jika sang desainer sering menggunakan fasilitas komputer untuk memperbaikinya maka dapat dikatakan demikian, kurang berhati-hati dan ceroboh. Serta yang terakhir adalah diperlukan pembelajaran tentang pengetahuan panduan menggunakan perangkat hardware dan software grafis
Moody
Dan satu hal lagi yang menjadi kekurangan sebagian besar para desainer. Yakni mereka para desainer selalu beralasan bahwa mereka mendesain sangatlah tergantung dengan mood mereka. Saat mereka hatinya senang maka akan dengan mudah mendapatkan inpirasi segar. Namun, jika sebaliknya maka akan sulit dan lama sekali karya tercipta dari tangan para desainer. Akan tetapi semua itu seharusnya tidak berlaku bagi para desainer profesional yang kemampuannya dituntut untuk senantiasa terus berkarya memenuhi panggilan kebutuhan pelanggan.
Oleh karena itu, karya yang baik dapat tercipta ketika sesorang bersungguh sungguh dan mempunyai totalitas yang menyeluruh tanpa melihat imbalan yang akan diberikan.
0 komentar:
Post a Comment
silahkan berkomentar