Kurnia Mega

Ini adalah kisahku.  Kisah tentang sebuah realita hidup di dunia yang aku alami.  Kisah ini bermula dari kejadian dahulu saat aku masih menjadi pengajar di salah satu sekolah dasar islam terpadu.  Suatu hari aku datang pagi ke sekolah.  Aku duduk di bangku koridor untuk membuka sepatu.  Belum genap satu minggu aku mengajar di sekolah itu.  Saat aku sedang membuka sepatu ada salah seorang anak yang erjalan melewatiku bersama teman-temanya menyapaku.  Dia bertanya dengan nada so’ kenal dan so’ akrab.  Diiringi cekikikan teman sekelilingnya

“Pak Kurnia, gimana kabarnya? Hehe..” tanya anak itu sambil memamerkan gigi serinya di depanku

“Lho,?” Aku tengok kiri kanan tidak ada orang. Nanya sama siapa anak itu.  Aku bingung.  Ah acuhkan saja..” bisikku dalam hati.

Kejadian itu tak kuanggap serius.  Walaupun aku penasaran. Kalo anak itu bertanya kepadaku, siapa Pak Kurnia yang dia panggil tadi.  Sedangkan namaku kan bukan Kunia.

Hingga pada pertemuan-pertemuan selanjutnya ternyata kejadian itu terus berulang.   Aku tidak kebagian mengajar di kelas anak itu.  Tapi hampir setiap pagi anak itu selalu tertawa dan menyapaku dengan sebutan yang sama berulang-ulang.  Penasaranlah aku ketika itu.  Kemudian aku balik bertanya kepada anak yang tadi.

“Hey kamu.. manggil Bapak? Nama Bapak bukan Kurnia?” tanyaku dengan wajah ramah dan penuh senyum.

“Iya, Bapak namanya Kurnia Mega ya? Hehehe..” Anak itu kembali tertawa.

“Bukan, nama Bapak bukan itu! Emangnya siapa Kurnia Mega?” aku penasaran

“Ahh.. masa Bapak gak kenal samar kembaran Bapak sendiri” tanyanya masih sambil tertawa

“Lho? Maksudmu?” keningku mengkerut.

“Bapak mirip Kurnia Mega, kiper tim sepak bola indonesia..hehehe” jawab anak itu sambil langsung berlari meninggalkanku

Aku sedikit tersenyum tetapi saat itu aku tak mengenal siapa Kurnia Mega.  Sepengetahuanku kiper timnas sepak bola indonesia ketika itu adalah Markus.  Haha.. kepalanya gundul, jauh banget denganku. Aduuhh maaf ya Bang..
Aku tidak tahu siapakah yang dimaksud anak tadi.  Kiper yang manakah, entah aku tak terlalu peduli.  Karena memang kalau soal urusan sepak bola aku tak terlalu menjadi hobi.


Namun peristiwa itu semakin hari semakin menjadi saja.  Nama Kurnia Mega selalu saja masuk kedalam telingaku.  Aku tak tau siapakah dia.  Hampir semua anak memanggilku seperti itu.  Di lingkungan rumah ada beberapa orang memanggiku seperti itu.  Di beberapa organisasi, teman-temanku juga akrab memanggilku dengan nama itu. Saat rapat, saat salaman saat ngobrol aku dipanggil itu.  Aduh, aneh banget sih orang-orang.

Hingga kemarin saat event internasional tingkat ASEAN, intensitas nama itu semakin sering terdengar masuk ke telingaku.  Katanya yang namanya Kurnia Mega main di SEAGAMES.  Dan ternyata benar dia adalah penjaga gawang tim nasional u23 Indonesia

Dan aku baru melihat siapa Kurnia Mega saat pertandingan sepak bola U23 indonesia melawan Malaysia. Haha konyol sekali diriku.  Mereka bilang aku mirip dia.  Hmmm iya kah? Mungkin iya bagi sebagian orang, tapi aku rasa yang paling keren dan cakep sudah tak usah diragukan lagi, yaitu aku.. ahhahaha pisssSS ^^v

Share this:

CONVERSATION

0 komentar:

Post a Comment

silahkan berkomentar