Mulai Menemukan Jati Diri - Kuliah #4 Windows Phone | 11 Okt 2013

Setelah satu minggu kemarin aku membolos, syukur alhamdulillah minggu ini saya bisa hadir kuliah lagi.  Memang kalau ada pepatah bilang bahwa kebaikan itu harus dipaksakan maka itu benar adanya.  Karena tidak mudah untuk tetap pergi kuliah setelah sepulang dari shalat jum’at.  Tolong jawab jujur ya kawan? Siang hari yang panas bikin gerah, sudah makan bakso kenyang bikin ngantuk.  Enaknya setelah itu ngapain? Aku kira kuliah bukan kegiatan yang diharapkan.  Tapi apa daya dapat dikata, dengan berbekal tekad dan niat untuk menuntut ilmu, alhamdulillah semua khayalan itu hanya fatamorgana.  Aku pun berhasil memilih kuliah untuk hari ini.

Dengan terengah-engah aku tiba di kampus pukul 13.40.  Telat 10 menit untuk masuk kelas.  Untung mata kuliah ini tidak ada tenggang waktu keterlambatan, jadi aku masih bisa masuk dengan tenang setelah berucap salam kepada dosen.  Langsung saja aku memposisikan duduk di sebelah kanan ruangan lab praktek.  Dan bersiap dengan mantap untuk menerima pelajaran baru hari ini.

Walaupun telat 10 menit dari yang dijadwalkan, sepertinya aku memang ketinggalan beberapa bagian dari kuliah ini.  Tak lama setelah aku duduk, pak dosen yang satu ini langsung mendata kehadiran mahasiswa yang baru datang.  Maklum ternyata yang telat bukan hanya aku hari itu.  Pak dosen memanggil nama kita yang baru datang, kemudian bertanya tentang apa cita-cita kita.  Minggu kemarin beliau bertanya tentang moto hidup dan kutipan favorit, kali ini cita-cita. 
Karena terlambat, jadi aku tak sempat mendengarkan apa yang dikatakan teman-teman dikelas tentang cita-citanya.  Pikirku pastilah seru. Tapi ya sudahlah, suasana kelas hari ini makin gerah karena tak ada AC yang ada angin cepoi cepoi yang masuk dari lubang ventilasi jendela.  Dan itu tetap membuat suasana kelas panas.

Dan hari ini ternyata ada perubahan peraturan mengenai tugas curhat di blog ini.  Banyak teman dikelas yang mengeluh tentang tugas ini, karena menurut mereka menyusun curhatan minimal 500 kata itu sangat berat.  Ada juga yang bilang didalam update status dengan ketusnya, menyampaikan kekesalan bahwa hal ini tak ada gunanya.  Aku hanya tersenyum saja. Jadilah peraturan curhat kali ini dirubah.  Yaitu dari yang asalnya kita bebas mengungkapkan apa saja yang kita rasakan selama kuliah menjadi kita harus menuliskan hal yang bermanfaat dengan point-point tertentu.

Intinya sih kudu ada hal yang bermanfaat saat menyampaikan curhatan disini.  Dan tidak hanya itu, di tiap tulisan diharuskan ada resume kuliah tentang  Windows Phone yang dipelajari dikelas.  Dan itu ditulis dalam bentuk tutorial.  Ah aku pikir blog ini adalah blog khusus untuk menampung semua tulisan yang asalnya dari hati.  Luapan hati yang tak bisa diterjemahkan lewat pembicaraan tetapi hanya bisa direkam lewat tulisan.  Nah bagi yang ingin melihat tutorial mengenai Windows Phone Aplication secara lengkap bisa melihat ke blog aku yang satunya lagi.  Klik link disini atau di alamat www.portalinformatika.blogspot.com

Jika boleh disimpulkan bahwa sebenarnya mempelajari pelajaran mata kuliah Windows Phone adalah sebuah hal yang mudah.  Tawaran jika kita sukses menguasai keilmuan ini tidak main-main.  Untuk upah kerja dari hasil yang kita raih setelah membuat aplikasi ini sangatlah menggiurkan.  Bayangkan saja satu buah aplikasi yang dibuat dalam satu kali kerja itu bisa bernilai puluhan juta.  Belum lagi royalti saat aplikasi itu di unduh oleh pengguna.  Pokonya luar biasa membuat orang bisa bermimpi indah dalam satu kali kerja.  Nah dari sini aku mulai menemukan jati diri dan tujuanku belajar ilmu ini.

Dan terakhir pokok dari pesannya adalah hidup di dunia hanya sekali, kita tidak akan pernah kembali lagi.  Hanya ada dua pilihan: hidup sia-sia, atau memberikan yang terbaik untuk dunia!   Jika kita memberikan yang terbaik untuk dunia dan akhirat, percayalah semua balasannya akan kita dapatkan baik di dunia atau di akhirat sana.  Tetap berjuanglah meraih cita-cita... HIDUP yang BERMANFAAT bagi sesama!

Share this:

CONVERSATION

3 komentar:

  1. Sungguh sangat disayangkan ham dirimu tidak mendengar cita-cita teman dikelass ahahaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya fi.. emg cita2 km apa fi?
      jadi istri yang shaleha bukan? *tsaaahhh ckckck

      Delete
  2. brrti selama ini jati diri kamu hilang ya ham
    hahahha
    :)
    turut prihatin dan senang

    ReplyDelete

silahkan berkomentar