Dongeng Tuan
Bagiku mencari sebuah kata yang pas itu sulit. Hati ini jarang ada orang yang mengerti. Selalu nyaman dengan kondisi seperti ini. Tak menyusahkan orang lain. Jauh dari paksaan. Menyingkir agar tidak membuat kejang di urat kepala.
Ambisi yang besar namun sering kali tak sampai harapan. Itulah kehendak Sang Khaliq. Usaha kita tidak menentukan. Yang menentukan adalah apa yang Dia inginkan. Namun tak menjadi alasan kamu untuk tetap berdiri tanpa tujuan. Bergeraklah sesuai iman yang tegar. Meski selalu hilang ingatan.
Bersembunyi. Dan mengalah. Apa sih yang dicari. Hanya agar perut kenyang sampai buntu pikiran. Hanya agar nafsu liar teredam sampai harus berkata tajam. Tapi itulah sisi dari diri ini yang tak habis pikir. Tenggelam dalam pertanyaan. Terpenjara dibawah takdir. Satu diriku tetap bertahan dalam sadar. Meski suara senyap berisik diantara kedua telinga. Hanya aku yang mendengar.
Ya memang seperti inilah. Masih tak paham harus membuka pintu mana. Dan sampai saat inipun belum pernah aku bertemu purnama seterang yang pernah aku lihat semalam.
16 Juni 2016
Dibawah lamunan. Senyap-senyap kedinginan.
Ambisi yang besar namun sering kali tak sampai harapan. Itulah kehendak Sang Khaliq. Usaha kita tidak menentukan. Yang menentukan adalah apa yang Dia inginkan. Namun tak menjadi alasan kamu untuk tetap berdiri tanpa tujuan. Bergeraklah sesuai iman yang tegar. Meski selalu hilang ingatan.
Bersembunyi. Dan mengalah. Apa sih yang dicari. Hanya agar perut kenyang sampai buntu pikiran. Hanya agar nafsu liar teredam sampai harus berkata tajam. Tapi itulah sisi dari diri ini yang tak habis pikir. Tenggelam dalam pertanyaan. Terpenjara dibawah takdir. Satu diriku tetap bertahan dalam sadar. Meski suara senyap berisik diantara kedua telinga. Hanya aku yang mendengar.
Ya memang seperti inilah. Masih tak paham harus membuka pintu mana. Dan sampai saat inipun belum pernah aku bertemu purnama seterang yang pernah aku lihat semalam.
16 Juni 2016
Dibawah lamunan. Senyap-senyap kedinginan.

0 komentar:
Post a Comment
silahkan berkomentar