Senyumlah

Senyumlah

Sudahkah tersenyum hari ini, kawan?.  Jika belum, maka tersenyumlah dulu.  Agar hati lebih tenang dan cerah.  Secerah mentari hari ini.  Eitss tapi jangan sampe terpaksa lhoo.. harus tulus dan ikhlas.  Karena hanya senyum yang tulus dan ikhlas yang dapat menyenangkan hati.


Apa itu senyum?  Mari sejenak kita cari tahu teorinya.  Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia, senyum adalah gerak tawa ekspresif yang tidak bersuara untuk menunjukkan rasa senang, gembira, suka dan sebagainya dengan mengembangkan bibir sedikit.  Senyum juga menggambarkan jiwa dan kepribadian seseorang. Tapi senyum juga sering berarti rasa tak senang, dalam hal ini dapat dikatakan senyum itu adalah senyum sinis. Semua orang hanya menyukai senyum yang datang dari rasa kebahagiaan atau kesengajaan karena adanya sesuatu yang membuat dia tersenyum


Oohh, jadi senyum itu begitu ya artinya? Iya kawan.  Dan perlu diketahui juga bahwa senyum itu adalah ibadah.  Sedekah yang paling mudah.  Jika kita tidak punya harta kekayaan sedikitpun, namun kita ingin bersedekah, maka tersenyumlah kepada saudaramu dengan tulus.  Maka insya Allah itu akan bernilai sedekah.


Tahukah kawan? Senyum itu sederhana.  Dan dibalik kesederhanaan itu, senyuman menyimpan jutaan rahasia kebaikan.   Selain bernilai ibadah, senyum dapat bermanfaat bagi kesehatan dan psikologi seseorang.

Oke, kita lihat apa manfaat senyum dari segi kesehatan. Pertama, ada yang mengatkan bahwa senyum itu sama dengan olahraga.  Dan banyak, mulai dari mengurangi infeksi paru-paru, mengurangi sakit jantung, mengurangi dua hormon dalam tubuh yaitu eniferin dan kortisol, mempercepat proses penyembuhan penyakit.  Mengurangi rasa nyeri atau saki, menjadikan awet muda. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan masih banyak lagi manfaatnya.  Wah subhanallah sekali ya.. sesuatu!

Dan dari sisi psikologisnya, yaitu akan sangat mempengaruhi suasana kejiwaan seseorang.  Percaya deh! Dengan tersenyum semangat seseorang akan bertambah, suasana hatinya akan selalu merasa cerah, akan membawa pikiran positif dalam bertindak, mengurangi stress, dll.  Kuncinya adalah tersenyumlah dengan tulus dan ikhlas.


Sangat mudah dilakukan dan setiap orang pasti mampu membuat senyuman.  Namun terkadang memang sudah tabi’at manusia, hal yang seharusnya mudah tetapi dipersulit.  Kebanyakan orang hanya mampu tersenyum ketika mendapat kesenangan.  Namun hanya sedikit orang yang mampu tersenyum meski dirinya sedang dilanda kesusahan.  Bukan senyum sinis, bukan senyum yang dipaksakan.  Tetapi senyum yang tulus dari hati.  Karena senyuman tulus dari hati itu terasa dan akan sampai kehati pula.  Jadi teingat sebuah lirik lagu nasyid dari negeri jiran sana.

Senyum tanda mesra
Senyum tanda sayang
Senyumlah sedekah yang paling mudah
Senyum diwaktu susah tanda ketabahan
Senyuman itu tanda keimanan

Senyumlah..senyumlah..

Senyuman dari hati jatuh ke hati
-raihan-

Tetapi ada satu hal yang sangat penting yang harus diingat.  Jangan pernah tersenyum sendiri tanpa sebab di depan orang lain.  Salah-salah orang lain malah kabur. haduhh
Jadi kesimpulannya kawan..  Dari senyum kita dapat memancarkan ikatan kasih sayang sehingga tercipta ta’liful qulb (hubungan hati). Ikatan hati yang bukan sekadar diikat oleh sesuatu yang bersifat materi, tetapi oleh iman dan Islam. Senyuman sebagai bukti Anda menghargai, menyayangi, dan mencintai saudara Anda. Maka tersenyumlah,kawan…


sumber gambar: google.com

Share this:

CONVERSATION

0 komentar:

Post a Comment

silahkan berkomentar