Daun yang Malu



Lelayu lugu bersemu
Harap itu penuh haru
Maka tak usah tersipu
karena daun itu kan malu
Tunggu hingga waktu berpadu
Tungku waktu dan menyatu


Wahai diri, tak usah berlama tersendu
Cepat lambat waktu pasti berlalu
Tak usah lama engkau menunggu
Daun itu kan jatuh membiru



Jika namamu tertulis untukku
Tak perlu kau terbisu kaku
Lauhul Mahfuz tempat isyarat qalbu
Kan Allah jaga selalu
Hingga daun itu mekar merona di hatimu

Share this:

CONVERSATION

0 komentar:

Post a Comment

silahkan berkomentar